Daftar isi konten

Perlukah menggunakan leverage besar dalam forex ? Pastinya setiap trader pernah menanyakan hal ini baik kepada diri sendiri maupun lewat sosial media.

Leverage sendiri sebenarnya merupakan uang pinjaman dari broker kepada kita, agar modal kita yang sedikit itu tetap bisa melakukan open posisi.

Jadi ada keuntungan yang bisa kita dapat dari leverage ini karena tidak perlu lagi modal besar untuk trading robot forex. Pada beberapa broker forex bahkan boleh melakukan deposit hanya dengan uang satu dollar saja.

Jadi leverage ini sangat membantu orang atau trader yang ingin trading forex tetapi tidak punya modal besar.

Bahaya menggunakan leverage

Bisa dibilang bahwa trader forex saat ini pastinya akan menggunakan leverage agar bisa open posisi untuk melakukan trading.

Sebab kita tahu bahwa harga kontrak per satu lotnya dalam pasar forex yaitu sebesar seratus ribu dollar AS. Nominal sebesar ini tentunya sangat memberatkan banyak orang yang ingin trading dengan lot besar.

Jadi munculan leverage dari broker yang sejatinya open 1 lot anda sebenarnya tidak murni hanya berasal dari uang anda saja.

Nah, yang menjadi bahaya justru leverage besar ini bisa membuat akun forex anda menjadi cepat bangkrut atau margin call.

Sebab uang pinjaman dari broker tersebut hanya membantu kita untuk bisa open posisi saja baik itu buy maupun sell. Namun tidak boleh digunakan untuk menahan floating minus.

Jadi saat posisi minus, yang digunakan untuk minus harus berasal dari uang kita saja. Dan jika uang atau modal kita sampai tidak bisa menahan floating maka secara otomatis pihak broker akan langsung menutup akun anda.

Hal ini bertujuan untuk melindungi uang broker agar tidak sampai terkena floating minus juga. Sehingga terjadi margin call yang artinya akun anda sudah tidak bisa open posisi lagi sampai anda melakukan top up kembali.

Nah, hal ini menandakan bahwa leverage yang besar juga bisa sangat membahayakan posisi akun trading forex karena bisa membuat modal cepat habis.