Menjadi pemilik sebuah klub sepakbola memang bisa mendatangkan pundi-pundi uang dari berbagai macam sponsor. Namun bagi Roman Abramovich, kekayaan utamanya bersumber dari tempat lain!

Sebagian besar kekayaan pemilik klub sepakbola liga Inggris Chelsea ini berasal dari hasil yang ia kumpulkan dari penjualan aset milik negara Rusia yang diperoleh setelah jatuhnya negara Uni Soviet.

Transaksi penjualan yang paling berpengaruh dalam karirnya sebagai seorang pengusaha adalah ketika Roman Abramovich melepaskan sahamnya di perusahan pada tahun 2003, tepat saat ia menjual 26% Aeroflot ke National Reserve Bank seharga $135 juta dollar.

Penjualan tersebut ia jadikan sebagai batu loncatan untuk mengumpulkan lebih banyak pundi-pundi dolar. Jadi tak heran jika pria berusia 53 tahun tersebut kini mampu memiliki kekayaan bersih hingga $12,2 miliar dollar, yang mana ia dapatkan dari industri minyak.

Sementara itu, klub sepakbola Liga Inggris Utama saja sudah sangat begitu bernilai. Menurut Forbes, kekayaan bersih Chelsea FC mencapai hingga $3,2 miliar dollar, sehingga menjadikannya klub terkaya ketujuh di Eropa.

Ada pula sejumlah perusahaan yang ia pegang, misalnya perusahaan yang bergerak di bidang investasi bernama Millhouse LLC.

Millhouse LLC sendiri merupakan perusahaan manajemen aset yang mengawasi investasi di berbagai macam sektor, termasuk real estate, pertambangan, metalurgi, energi, telekomunikasi, teknologi, dan olahraga.

Dikarenakan Abraham memang berhasil kaya raya dari penjualan saham dan investasinya, maka tak heran jika ia pun membuat perusahaan yang memberikan pelayanan berdasarkan pengalamannya tersebut.

Lantas, apa hubungannya dengan dunia speak bola?

Sebenarnya, Roman Abraham menjalankan dan memiliki bisnis tersebut sebagai pemuas hobinya saja. Namun menariknya, hobinya tersebut malam menambah lebih banyak kekayaan yang tiada tara. Sehingga membuatnya nampak seperti orang yang paling beruntung di dunia.

Pasalnya, tak banyak orang yang berhasil membawa hobinya menjadi pemasukan yang begitu menggunung.

Rasa cintanya terhadap dunia sepak bola berlanjut hingga mendirikan Akademi Sepak Bola Nasional di Rusia, yang mana Roman mengorganisir berbagai proyek untuk pemain sepak bola muda selama beberapa tahun terakhir ini.